Madrid-nya Alonso Kalah Telak Melulu: Performa yang Menyebabkan Pertanyaan

Selama ditukangi Xabi Alonso, Real Madrid baru menderita dua kekalahan, namun kedua hasil negatif tersebut didapat dengan skor telak yang mengagetkan. Sejak ditunjuk sebagai juru taktik Los Blancos pada musim panas lalu, Alonso telah memimpin tim dalam 14 pertandingan, dengan 11 kemenangan yang mengesankan. Namun, performa Madrid saat melawan tim-tim setara seperti Kylian Mbappe dan kawan-kawan menunjukkan celah yang perlu diperhatikan.
Jalannya Pertandingan
Pada pertandingan terakhir, Madrid menampilkan permainan yang kurang konsisten, terutama di lini pertahanan. Alonso’s taktik yang biasanya menekankan dominasi bola terlihat kurang efektif saat menghadapi lawan yang lebih agresif di depan. Statistik menunjukkan bahwa Madrid memiliki 65% penguasaan bola, namun hanya mampu menciptakan 3 peluang yang berbahaya, sementara lawan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
Statistik Kunci
Dari 14 pertandingan Alonso sebagai pelatih, Madrid mencatatkan 11 kemenangan, 1 seri, dan 2 kekalahan. Namun, kedua kekalahan tersebut terjadi dengan skor yang cukup melebar, menunjukkan bahwa tim belum mampu meredam serangan balik lawan dengan baik. Menurut data liga, Madrid juga mengalami penurunan produktivitas ofensif sebanyak 15% dibandingkan musim lalu.
Pandangan Pelatih
Alonso sendiri mengakui bahwa hasil-hasil negatif tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan strategi dan taktik yang digunakan. “Kami harus lebih kreatif dalam mencari solusi ketika menghadapi lawan yang lebih lincah,” ujar Alonso dalam konferensi pers setelah pertandingan terakhir.
Penutup
Prediksi realistis untuk Madrid adalah mereka perlu waktu lebih lama untuk menyesuaikan taktik Alonso dan meningkatkan kualitas permainan di semua lini. Fans diminta untuk tetap bersabar dan memberikan dukungan yang konstruktif. Dengan perbaikan yang signifikan, Madrid masih memiliki potensi untuk menjadi salah satu tim terbaik di Eropa musim ini.