Ruben Amorim: Siapa yang Menyelamatkan Manchester United dari Krisis?

Prestasi Manchester United memang tumbang drastis sejak Ruben Amorim mengambil alih. Pelatih Portugal ini, yang menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, telah menangani 49 pertandingan namun lebih sering mengalami kekalahan dibanding kemenangan. Masyarakat Setan Merah mulai meragukan apakah sosok ini adalah jawaban atas kebutuhan klub.
Jalannya Pertandingan
Amorim mengklaim strategi yang diterapkan fokus pada kontrol bola dan serangan berbasis teknik. Namun, statistik menunjukkan bahwa MU lebih sering kehilangan bola dan jarang menghasilkan peluang berbahaya. Menurut data liga, MU hanya menciptakan 1,2 peluang per game, jauh di bawah rata-rata klub elit.
Statistik Kunci
Dari 49 pertandingan, MU hanya meraih 14 kemenangan, 11 seri, dan 24 kekalahan. Rasio kemenangan 28,57% ini menjadi yang terburuk sejak era Alex Ferguson. Gol pun langka; rata-rata 1,18 gol per game, sementara kebobolan mencapai 1,58 gol.
Pandangan Pelatih
Amorim menegaskan bahwa perubahan butuh waktu dan klub sedang dalam proses transformasi. Namun, dengan tekanan semakin besar dari fans dan pihak klub, masa depannya di Old Trafford semakin tidak pasti.
Penutup
Manchester United mungkin perlu mencari alternatif sebelum situasi semakin parah. Fans, sementara itu, disarankan untuk tetap sabar namun waspada terhadap indikator performansi yang lebih jelas.